Mengenalkan Dunia Baru pada Buah Hati
Beradabtasi dengan
lingkungan baru seperti pindah rumah, pindah sekolah dan sejenisnya tentu
bukanlah hal yang mudah terutama bagi
buah hati kita. Mereka akan
kehilangan teman-teman dan lingkungan yang dulu sangat dicintainya. Kita
sebagai orangtua tentu saja tak boleh mengabaikan masalah yang satu ini. Karenanya
perlu mengkondisikan buah hati agar ia nyaman di tempatnya yang baru. Begitu pun
yang kami lakukan pada Dzakka (3tahun) anak kami, setelah memutuskan akan ikut
serta menemani suami belajar di luar kami pun berusaha mengkondisikan Dzakka. Beberapa
hal yang kami lakukan diantaranya: Pertama, menyampaikan informasi
lebih awal.
Ketika
menyampaikan rencana kepindahan ini ke Dzakka, awalnya dia belum begitu
mengerti. Setelah beberapa kali disampaikan akhirnya dia paham kalau kami akan
meninggalkan rumah dan semua yang membersamai selama ini. Beberapa informasi mengenai kondisi di tempat yang baru kami
ceritakan padanya terutama mengabarkan hal-hal yang menarik. Alhamdulillah itu
membuatnya antusias menjelang keberangkatan. Selain itu kami juga meminta
Dzakka memilih mainan kesukaannya yang akan dibawa, tentunya dalam jumlah
terbatas agar tidak merepotkan selama perjalanan. Harapannya mainan itu akan memberikan rasa nyaman dan serasa di
rumah sendiri walaupun berada di tempat yang jauh. Ternyata yang kami lakukan
itu sangat membantu, terlebih saat ia mengingat banyak hal di lingkungan
sebelumnya.
Setelah sampai di
tujuan dan telah cukup istirahat, kedua kami memilih waktu yang tepat
untuk membawanya ke tempat-tempat yang menyenangkan seperti taman kota, tempat wisata,
tempat bersejarah dan lainnya sambil bercerita mengenai banyak hal kami lihat. Dzakka
yang baru pertama kami melihatnya begitu juga dengan kami banyak bertanya ini
dan itu. Kami juga memberi kesempatan pada Dzakka untuk bermain-main di tempat yang kami
kunjungi selama tidak berbahaya ataupun mengganggu oranglain.
Ketiga, mengenalkan pada orang-orang di sekitarnya. Kami mengajak Dzakka
berkunjung ke rekan satu tanah air. Membawanya pula ke tempat bermain anak. Di sana
berkumpul teman-teman, pembimbing dan para orangtua. Awalnya Dzakka masih
malu-malu maklum karena perbedaan bahasa dan kebiasaan, belum lagi warna kulit,
warna mata, warna rambut yang juga kian mencolok. Namun itu hanya sebentar, lama
kelamaan Dzakka pun terbiasa dan tidak canggung lagi. Saya hampir selalu
membawanya jika ada acara di luar rumah agar ia makin nyaman dengan lingkungan
sekitarnya.
Keempat yang kami lakukan
adalah membiasakannya dengan aturan-aturan yang ada di tempat baru terutama
yang berlaku bagi anak seusianya. Kami juga menyampaikan mengapa aturan-aturan
itu diberlakukan. Alhamdulillah kini sudah dua bulan kami berada di tempat ini.
Dzakka sudah semakin nyaman dan bisa beradabtasi. Semoga cerita ini bisa
membantu para orangtua yang akan mengenalkan dunia baru bagi buah hatinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar