Menyentuh hati agar mampu memaknai, bahwa tak ada yang kebetulan di dunia ini.

Rabu, 05 Desember 2012

Sepenggal kisah di pagi hari

   Kamis pagi, seperti biasa aku keluar rumah bersama Dzakka anakku. Menuju tempat dilaksanakannya kegiatan UWIG (University Women International Group) yang berada di lingkungan kampus. Perjalanan kami pagi itu sangat menyenangkan terlebih bagiku. Udara begitu sejuk, langit cerah dan matahari mulai menampakkan dirinya. Sesekali terlihat burung-burung beterbangan mengepakkan sayapnya.
       Aku  mendorong push chair yang dinaiki Dzakka, kami menyusuri trotoar. Dzakka duduk tenang sambil melihat pemandangan di depannya. Sembari berjalan kami saling bercerita, bernyanyi dan mengulang hafalan. Sementara beberapa orang tampak melakukan aktivitasnya, ada yang tengah berjalan, membersihkan mobil, menunggu bis dan sebagainya. Aku tersenyum pada beberapa orang yang kebetulan berpapasan.
      Tak terasa sampailah kami di kawasan kampus. Orang berlalu lalang di sepanjang jalan. Sebagian besar sepertinya mahasiswa dan mahasiswi, tampak dari caranya berpenampilan dan jalannya yang sedikit tergesa. Berada di antara mereka aku seolah menjadi bagian dari mereka. Ada semangat ingin belajar yang juga kurasakan saat itu. Aku berharap semoga suatu hari nanti aku bisa belajar seperti mereka. Perjalanan kala itu sungguh menyenangkan bagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar