Menyentuh hati agar mampu memaknai, bahwa tak ada yang kebetulan di dunia ini.

Senin, 14 Januari 2013

Belajar sambil bermain

Bunda, belajar sambil bermain dengan anak merupakan salah satu kegiatan yang sangat saya senangi. Selain menambah kedekatan juga memberi anak sedikit informasi. Kegiatan ini mudah, tidak hanya bagi ibu yang sehari-hari di rumah, melainkan juga bagi para ibu karir. Cukup 10 sampai 15 menit untuk melakukannya, kecuali jika sang anak meminta mengulanginya. Ini yang terjadi pada anak saya, minta diulangi dan diulangi.
 
Sayangnya, kadang para Bunda bingung bagaimana memulai belajar dengan bermain. Karenanya saya ingin berbagi beberapa cara belajar yang pernah saya lakukan dengan Dzakka anak saya. Usianya kini 3 tahun 2 bulan, maka permainan dan pelajaran yang kami lakukan tentu saja masih sangat sederhana. Untuk kali ini saya mulai dari pelajaran pengetahuan umum ya, Bun.
 
1. Mengenalkan Gravitasi Bumi
 
Alat  : Benda-benda ringan seperti kertas, sisir, pensil dan sebagainya.
Di mulai dengan mengenalkan atas dan bawah. Kemudian menunjukkan benda-benda yang tergantung di atas, seperti lampu yang ada kabelnya, buah di pohon atau contoh-contoh lainnya. Setelah itu mengambil benda ringan dan melemparkannya ke atas. Ajak anak melakukannya. Ajak pula anak melompat. Tanyakan pada anak mengapa bendanya selalu jatuh ke bawah? kemudian mengenalkan gaya gravitasi bumi.
 
2. Pergantian siang malam
 
Alat : Lampu duduk / senter, bola (Dzakka pakai buah apel)
Tandai dua posisi pada bola / apel. Satu di atas satu di bawah. Putar apel di dekat lampu, maka akan nampak bagian yang gelap dan terang. Mintalah anak melakukannya sendiri. Jelaskan pada anak bagian yang gelap itu malam dan bagian yang terang itu siang. Semua itu terus berlangsung sepanjang hari. Sebelum memahami konsep ini Dzakka pernah memutar jarum jam karena ingin mengubah sore menjadi siang :)
 
O iya bun, cara ini juga saya gunakan untuk mengenalkan umur bulan ( bulan sabit, bulan separuh dan bulan purnama) karena waktu itu Dzakka 'protes' ketika saya menggambar bulan penuh. Mungkin karena yang sering ia lihat di buku-bukunya gambar bulan sabit. Media yang saya pakai lampu dan kepalan dua tangan. Satu kepalan mewakili bumi, satu kepalan lagi mewakili bulan.
 
3. Mengenal bentuk
 
Alat : Kertas bekas, gunting, alat tulis dan aneka mainan pribadi
Diawali dengan menggambar bentuk di atas kertas. Satu bentuk dulu ya bun, setelah paham baru bentuk-bentuk lainnya. Setelah itu buatlah potongan-potongan kertas misalnya bentuk lingkaran, kotak dan segitiga. Guntinglah beberapa buah, mintalah anak mengelompokkan dalam satu jenis. lingkaran dengan lingkaran dan seterusnya.
 
Setelah anak mengerti, amatilah mainan-mainan anak, tanyakan manakah yang berbentuk lingkaran, segitiga atau kotak. Belum berhenti sampai sini bu, kegiatan ini dapat pula dilakukan di waktu lain ketika berada di ruang tamu, dapur dan ruang lainnya. Ajak anak mengamati benda-benda di sekitarnya misalnya fentilasi udara, meja, karpet dan lain-lain. Jika anak telah paham maka bisa mengenalkan bentuk-bentuk lainnya.
 
Maaf bunda, Dzakka dah bangun dari tidurnya, minta ditemani jadi saya singkat ya. Mungkin bisa dikembangkan sendiri.
 
4. Mengenalkan berat dan ringan
5. Mengenalkan besar dan kecil
6. Mengenalkan benda cair, padat dan gas
7. Menghitung koin
8. Mengenal bagian-bagian tumbuhan
9. Mengenalkan laki-laki dan perempuan
     Saya cukupkan dulu ya Bunda, kasihan Dzakka sudah menunggu. Saling mendoakan ya Bun, supaya jadi ibu yang terbaik :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar