| Lampu di ruang utama |
Kerinduan akan fungsi masjid yang sebenarnya, bukan 'hanya' sebagai tempat ibadah makin sulit ditemui. Banyak masjid yang kini dibatasi bahkan ada diantaranya harus terkunci dan hanya dibuka pada saat-saat tertentu. Siang itu saya dibuat terpesona oleh sebuah masjid di kota Manchester. Sayang lupa namanya. Ketika kami datang, jamaah sholat baru saja usai. Ramai, Alhamdulillah. Di negeri yang umat Islamnya hanya segelintir ini masjid ramai jamaah. Alhamdulillah.
Rasa bahagia itu makin bertambah kala masuk di dalamnya. Kesan modern, ramah, bersih makin terasa. Inilah masjid yang seharusnya, dalam benak saya. Ruang utama terbagi dua sisi, lantai bawah untuk putra dan atas untuk putri. Di belakang ruang utama masih ada ruang besar yang hanya disekat oleh kaca yang memungkinkan untuk sholat berjamaah jika diperlukan atau bisa juga digunakan untuk pertemuan.
| kelas-kelas |
Di ruang utama terdapat kursi-kursi di bagian pinggir. Kursinya pun nyaman digunakan. Disediakan untuk para jamaah yang barangkali kesulitan untuk sholat sambil berdiri. Karpetnya pun bagus :)
Ruang atas, tempat jamaah putri pun serupa, satu ruang utama disusul ruang bersekat kaca di belakangnya. Hanya saja lebih kecil dari ruang putra. Jamaah putri dapat melihat imam melalui kaca yang didesain sedemikian rupa sehingga para jamaah putri nyaman dan 'selamat' dari penglihatan jamaah putra dibawah.
| ruang tunggu |
| Aula |
Awalnya tidak terpikirkan untuk ambil foto, setelah beberapa saat baru sadar. Ada baiknya mengabadikan siapa tahu kelak di Indonesia tercinta ada yang bisa membangun masjid secantik ini.
Yang mau ke Manchester sempatkan untuk berkunjung :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar